Pages

Senin, 27 September 2010

MENGENAL ADAT ISTIADAT ORANG ARAB


MENGENAL ADAT ISTIADAT ORANG ARAB
Oleh: K.H. Mahfudz Hudlori, S.Pd.I
Pada penataran Ketua regu Dan Ketua Rombongan di asrama haji watu belah kabupaten Cirebon, 27 September 2010

Pengertian Adat Adat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti, a. Aturan b. Kebiasaan c. Tata kelakuan yang kekal dan turun menurun dari generasi ke generasi sebagai warisan. Adat secara bahasa bisa juga berarti sesuatu yang dikerjakan atau diucapkan berulang-ulang, sehingga menjadi kebiasaan yang berlaku di suatu masyarakat. Bila kata “adat” dipadukan dengan kata “Orang Arab” maka berarti, Aturan, kebiasaan, tata kelakuan turun menurun di kalangan masyarakat Arab.



2. Contoh-contoh
a. Di Bidang Bahasa
Suara keras seperti orang yang sedang marah
Kata-kata yang lumrah dipakai oleh masyarakat seperti kata : haram, yallah, wallahi, mafi musykilah
Tahtal qubri, alat thul, yamin, yasar, dsb.

b. Di bidang tingkah laku
Seorang wanita memberi senyum kepada seorang laki-laki Arab menandakan bahwa perempuan itu mau, suka, cinta.
Bersendawa di sembarang tempat bagi orang Arab adalah sesuatu yang jorok, sedangkan membuang angin (kentut) adalah sesuatu yang baik dan perlu diucapkan syukur.
Laki-laki Arab umumnya berjenggot tebal, merasa senang bila jenggotnya dielus-elus oleh orang lain.
Menyentuh pantat adalah tabu.

3. Upaya Aman
a. Di bandara
Biasakan antri
Tidak membawa barang-barang yang dilarang
Biasakan ucapan salam terhadap petugas
b. Di pondokan
Diingat nomor kamar dan lantai
Naik turun lift
Laporkan bila ada petugas pondokan yang bertindak merugikan

c. Saat belanja
Jauh dari waktu sholat
Hati-hati dari peminta-minta yang terus menempel (nguntit)
d. Saat berangkat dan pulang
Dianjurkan berkelompok, terutama pada hari-hari awal
e. Saat naik kendaraan/taxi
Laki-laki naik duluan
Perempuan turun duluan
Hindari naik taxi perempuan saja

f. Di Armina
Taat komando
Utamakan keselamatan
Membuthkan solidnya rombongan
Ketua regu/rombongannya menguasai peta dan tanda-tanda lokasi/areal
g. Di Masjid al Haram
Saat shalat jamaah laki-laki di depan dan perempuan di belakang
Perhatikan arah masuk dari pintu mana?
Alas kaki/sandal dibawa dengan kantong

h. Di Masjid Nabawi
Laki-laki dan perempaun tempatnya terpisah
Hari Senin dan Kamis suka ada shodaqoh ta’jil
Karu/karom menginfokan waktu-waktu masuk raudloh
4. Pungutan/Bahsis
Supir, kuli-kuli, petugas steril barang bawaan di bandara, dsb.
Tawaran jasa kursi roda, pengiriman barang/zam zam, dsb.
5. Para petugas ketertiban/Askar
Di lokasi jamarot
Di masjid dan sekitarnya
Di tempat-tempat penerimaan
Pertanyaan : mengapa wanita-wanita arab identik dengan berpakaian tertutup warna hitam, memakai cadar (menutup wajahnya sampai matanya saja yang terlihat) dan laki-laki berpakaian putih ?

Jawab : wanita-wanita arab memakai pakaian tertutup dan memakai cadar dikarenakan memang itu adalah ketentuannya dalam islam yang sebenarnya selain memang karena iklimnya. Wanita arab itu suka dengan pakaian warna hitam karena iklimnya yang panas dengan pakaian warna hitam bentuk tubuhnya tidak terlihat secara transparan serta para wanita arab itu jarang keluar dari rumahnya kecuali untuk hal-hal yang sangat penting, sedangkan laki-lakinya menggunakan pakaian warna putih karena mereka sering diluar rumah, karena warna putih dapat menyerap udara panas.

Pertanyaan : Apa kebiasaan orang laki-laki yang ada dalam pergaulan orang arab ?

Jawab : pertama orang Arab memiliki kebiasaan apabila menginginkan atau meminta sesuatu kepada orang lain, agar diberi yang diinginkan mereka merayu dengan cara mengusap-usap janggut orang yang dimintainya.

kedua orang Arab marah kalau dipegang atau ditepuk pantatnya dan tidak marah kalau dipegang kepalanya.

Ketiga orang Arab memiliki kebiasaan memuji dan mendo’akan yang baik terhadap saudaranya, misalnya mengucapkan “ahsanta”, “ahlanbik”, “Barokallaohubik”, “Masya Allah” dan lain-lain.






0 komentar:

Poskan Komentar