Pages

JABAL MAGNET

Selama berada di Madinah Jamaah wisata religi ke beberapa tempat yang sudah ditentukan.

SAAT DI MINA DAN AKAN MENINGGALKAN ARAFAH

Selama di tanah Suci Mekkah dan Madinah keluarga Besar KBIH Wadi Fatimah benar-benar merasa layaknya sebuah keluarga, saling membantu, saling memperhatikan .

KBIH WADI FATIMAH MEMBERIKAN BIMBINGAN HINGGA DI TANAH SUCI

Kesabaran para pembimbing benar-benar dirasakan oleh para jamaah,pembimbing sampai rela menggendong jamaah setelah mencium hajar aswad.

SELALU BERSABAR

Kesabaran benar-benar merupakan kata kunci dalam pelaksanaan ibadah haji, antri,antri akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Haji .

MAKAN BERJAMAAH ANTARA KARU DAN KAROM

KBIH Wadi Fatimah senantiasa mengedepankan kebersaman karena itu salah satu agenda kegiatannya adalah jamuan makan oleh saudara muslim di Arab saudi kepada Karu dan Karom KBIH WF yang didahului dengan tahlil terlebih dahulu.

Tampilkan postingan dengan label DOA-DOA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DOA-DOA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Oktober 2010

Doa menziarahi maqam Rasulullah saw



Ketahuilah bahwa ziarah masjid dan kuburan Nabi saw adalah merupakan suatu amalan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Jumhur kaum Muslimin di setiap jaman sampai hari ini telah sepakat tentang hal tersebut. Kesepakatan ini didasarkan kepada sejumlah dalil diantaranya :

Pertama,
Disyariatkan Ziarah Kubur secara umum. Pada keterangan yang lalu telah kami sebutkan bahwa Nabi saw biasa pergi setiap malam ke Baqi‘ memberi salam, mendo‘akan dan memintakan ampunan kepada para penghuninya. Hal ini tersebut di dalam hadits shahih. Rincian tentang hal ini juga teradapat di dalam hadits-hadits shahih. Sebagaimana diketahui bahwa kuburan Rasulullah saw adalah termasuk ke dalam keumuman kuburan sehingga hukum tersebut juga berlaku bagi kuburannya.


Kedua,
Adanya ijma‘ dari para sahabat, thabi‘in dan orang-orang yang datang sesudah mereka bahwa setiap kali mereka melewati Raudah, mereka senantiasa menziarahi kuburan Nabi saw. Hal ini diriwayatkan oleh para Imam terkenal dan jumhur para Ulama termasuk Ibnu Taimiyah.

Ketiga,
Adanya riwayat yang menyebutkan bahwa kebanyakan para sahabat melakukan ziarah kubur Nabi saw diantaranya Bilal ra, sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dengan sanad jayyid (bagus). Ibnu Umar sebagaimana diriwayatkan oleh Malik di dalam Al Muwattha‘ dan Abu Ayyub sebagaimana diriwayatkan oleh Ahmad. Tidak ada riwaat dari mereka yang menyebutkan bahwa mereka mengingkari amalan ini.

Keempat,
Sebuah riwayat yang dikeluarkan oleh Ahmad dengan sanad yang shahih bahwa ketika Nabi saw melepas keberangkatan Mu‘adz bin Jabal ke Yaman, beliau berpesan:
"Wahai Mu‘adz, barangkali setelah tahun ini engkau tidak akan bertemu lagi denganku. Barangkali engkau akan mengunjungi masjid dan kuburanku ini.“

Doa menziarahi maqam Rasulullah saw


السَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْه وَسَلَّم

السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيِّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ ،الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدِنَا يَا رَسُوْلَ اللهِ ، الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَانَبِيَّ اللهِ ، الصَّلاَةُ وَالسَّلامُ عَلَيْكَ يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهِ ، الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا مَنْ أَرْسَلَهُ اللهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ , الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ وَخَاتَمَ النَّبِيِّيْنَ ، وَإِمَامَ الْمُتَّقِيْنَ ، وَقَائِدَ الغُرِّ الْمُحَجَّلِينَ السَّلاَمُ عَلَيكَ يَا مَنْ وَصَفَهُ اللهُ بِقَوْلِهِ وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيْمٍ ، وَبِالْمُؤْمِنِينَ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ. السَّلاَمُ عَلَيْكَ وَعَلَى سَائِرِ الأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ وَعَلَى أَهْلِ بَيْتِكَ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِينَ , السَّلاَمُ عَلَيْكَ وَعَلَى أَزْوَاجِكَ الطَّاهِرَاتِ ، أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِينَ , السَّلاَمُ عَلَيْكَ وَعَلَى أَصْحَابِكَ أَجْمَعِيْنَ وَعِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّكَ يَا رَسُوْلَ اللهِ قَدْ بَلَّغْتَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّيْتَ الأَمَانَةَ ، وَنَصَحْتَ الأُمَّةَ وَدَعَوْتَ إِلَى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعَظَةِ الْحَسَنَةِ وَعَبَدْتَ رَبَّك حَتَّى أَتَاكَ الْيَقِينُ ، فَصَلَّى اللهُ عَلَيْكَ كَثِيْرًا أَفْضَلَ وَأَكمَلَ وَأَطْيَبَ مَا صَلَّى عَلَى أَحَدٍ مِنَ الْخَلْقِ أَجْمَعِينَ . اللَّهُمَّ اجْزِ عَنَّا نَبِيَّنَا أَفْضَلَ مَا جَزَيْتَ أَحَدًا مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالْمُرْسَلِيْنَ . اللَّهُمَّ آتِهِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ ، رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ ، فَاكتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ ، وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ .

Maksudnya ;

Selamat sejahteralah ke atas Engkau wahai Junjungan yang mulia, Rasul yang agung pemurah lagi penyayang, moga-moga dirahmati dan diberkati Allah ke atasnya, sesungguhnya selamat sejahteralah wahai Nabi Allah, selamat sejahteralah wahai makhluk pilihan Allah, selamat sejahteralah wahai Habibullah, aku bersaksi bahawa tidak ada Tuhan yang disembah melainkan Allah Yang Maha Esa dan sesungguhnya engkau adalah hambaNya lagi pesuruhNya, aku bersaksi, bahawa engkau telah menyampaikan risalah, menyempurnakan tanggungjawab dan telah memberi nasihat kepada umat dan engkautelah berjihad kerana meliinggikan agama Allah, maka selawat dan salam ke atasmu berkekalan sehingga hari kiamat. Ya Allah ya Tuhanku, kurniakanlah kepada Baginda kemuliaan dan pangkat-pangkat darjat yang tinggi serta anugerahkan kepadanya tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan, sesungguhnya Engkau tidak memungkiri janji sekali-kali.

MENYAMPAIKAN SALAM ORANG LAIN

السَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا رَسُوْلَ اللهِ ، مِنْ فُلاَنِ بْنِ فُلاَنٍ …

Kemudian beredar pula sekadar sehasta ke kanan, di situ pula terletak Maqam Saidina Abu Bakar dan memberi salam padanya.


Salam kepada Abu Bakar as Siddiq ra


Abu Bakar As Siddiq ayah dari Aisyah istri Nabi Muhammad SAW. Namanya yang sebenarnya adalah Abdul Ka'bah (artinya 'hamba Ka'bah'), yang kemudian diubah oleh Rasulullah Saw menjadi Abdullah (artinya 'hamba Allah'). Abu Bakar As Siddiq atau Abdullah bin Abi Quhafah (Usman) bin Amir bin Amru bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai bin Ghalib bin Fihr al-Quraisy at-Taimi. Bertemu nasabnya dengan Nabi saw kakeknya Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai, kakek yang keenam. Dan ibunya, Ummul-Khair, sebenarnya bernama Salma binti Sakhr bin Amir bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim. Nabi Muhammad Saw juga memberinya gelar As Siddiq (artinya 'yang berkata benar'), sehingga ia lebih dikenal dengan nama Abu Bakar as-Siddiq. Berikut lafadz bacaan salam kepada Abu Bakar as Shiddiq


السَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا خَلِيْفَةَ رَسُوْلِ اللهِ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِيْقَ … السَّلاَمُ عَلَيكَ يَا مَنْ قَالَ فِي حَقِّكَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم ، يَا أَبَا بَكْرٍ أَنْتَ عَتِيْقُ اللهِ مِنَ النَّارِ , السَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا صَاحِبَ رَسُوْلِ اللهِ وَثَانِيَ اثْنَيْنِ إِذْ هُمَا فِي الغَّارِ. السَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا مَنْ أَنْفَقَ مَالَهُ كُلَّهُ فِي حُبِّ اللهِ وَحُبِّ رَسُولِهِ حَتَّى تَخَلَّلَ بَالْعَبَا . جَزَاكَ اللهُ عَنْ أُمَّةِ رَسُوْلِ اللهِ خَيْرَ الْجَزَاءِ ، اللَّهُمَّ ارْضَ عَنْهُ ، وَارْفَعْ دَرَجَتَهُ ، وَأَكْرِمْ مَقَامَهُ ، وَأَجْزِلْ ثَوَابَهُ بِفَضْلِكَ وَكرَمِكَ آمين
.

Maksudnya ;

Salam sejahtera ke atasmu wahai khalifah Rasulullah yang pertama, salam sejahtera wahai sahabatnya yang bersama-sama di dalam Gua Thur, salam sejahtera ke atasmu yang setia menyimpan rahsia, terimalah ganjaran daripada Allah sebagai balasan ketua yang memimpin umat nabiNya. Bahawasanya engkau telah menggantikan Rasulullah dengan menjalankan sebaik-baik tanggungjawab dan engkau telah mengikut perjalanannya serta berkhidmat kepada agama Islam, menyambungkan silaturahim sehingga akhir hayatmu, maka terimalah ganjaran, salam sejahtera dan rahmat dari Allah ke atasmu.

Kemudian berpindah ke sebelah kanan sekadar sehasta di sana terletak pula Maqam Saidina Umar bin AI-Khattab serta memberi salam kepadanya.


DOA DI RAUDHOH


Raudhoh merupakan sentral yang menjadi perhatian kaum muslimin yang berkunjung ke madinah khususnya di Masjid Nabawi ini. Begitu banyaknya orang berlomba untuk berada di dalamnya agar bisa sholat dan berdo’a sehingga para Askar (penjaga keamanan Masjid) sangat sibuk mengatur jamaah agar tidak terjadi desak-desakan dan keributan. berikut ini doa saat di Raudhoh



DOA DI RAUDHOH

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ , الحمدُللهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَهُ . يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ , اللَّهم صَلِّ وَسَلِّم عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ . اللَّهُمَّ اغْفِرْلِي ذُنُوبِي وَلِوَالِدَيَّ , وَأَجْدَادِي وَجَدَّاتِي وَإِخْوَانِي وَمَشَايِخِي وَلِجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُم وَالأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ .

اللَّهُمَّ إِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ : وَلَو أَنَّهُم ظَلَمُوا أَنْفُسَهُم جَاءُوكَ فَاسْتَغْفَرُوا اللهَ وَاسْتَغْفَرْ لَهُمُ الرَّسُولُ لَوَجَدُوا اللهَ تَوَّابًا رَحِيمًا ..

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تُشَفِّعَ فِي نَبِيِّكَ وَرَسُولِكَ مُحَمَّدًا صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ لاَ يَنْفَعُ مَالٌ وَلاَ بَنُونَ إِلاَ مَنْ أَتَى اللهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ ، وَأَنْ تُوْجِبَ لِيَ الْمَغْفِرَةَ كمَا أَوْجَبْتَهَا لِمَنْ جَاءَهُ فِي حَيَاتِهِ ، اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ أَوَّلَ الشَّافِعِيْنَ ، وَأَنْجَحَ السَّائِلِيْنَ وَأَكْرَمَ اْلأَوَّلِيْنَ وَالآخِرِينَ بِمَنِّكَ وَكرَمِكَ يَا أَكْرَمَ الأَكْرَمِيْنَ .

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا كَامِلاً وَيَقِيْنًا صَادِقًا ، حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّه لاَ يُصِيْبُنِي إِلاَّ مَا كَتَبْتَ لِي ، وَعِلْمًا نَافِعًا وَقَلْبًا خَاشِعًا ، وَلِسَانًا ذَاكرًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَحَلاَلاً طَيِّبًا ، وَعَمَلاً صَالِحًا مَقْبُولاً ، وَتِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ.

اللَّهُمَّ اشْرَحْ صُدُورَنَا وَاسْتُرْ عُيُوبَنَا وَاغْفِر ذُنُوبَنَا ، وَآمِن خَوْفَنَا ، وَاخْتِم بِالصَّالِحَاتِ أَعْمَالَنَا ، وَتَقَبَّلْ زِيَارَتَنَا ، وَرُدَّنَا مِنْ غُرْبَتَنَا إِلَى أَهْلِنَا وَأَوْلاَدِنَا سَالِمِينَ غَانِمِينَ ، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِين ، مِنَ الَّذِيْنَ لاَ خَوْفٌ عَلَيْهِم وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ .

رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ , رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.

رَبِّ اغْفِرْلِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُ، رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا , سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ .

Maksudnya ;

Segala puji-pujian tertentu bagi Allah seru sekalian alam. Puji-pujian yang menyempurnakan dan menambahkan nikmat-nikmatnya wahai Tuhan kami! Kepada Engkaulah puji-pujian yang selayaknya dengan keagungan dan kebesaran kekuasaanMu, selawat dan salam ke atas Junjungan Besar Nabi Muhammad s.a.w , keluarga serta sahabat- sahabatnya.

Ya Allah ya Tuhanku! Ampunilah dosaku, dosa kedua ibu bapaku, datuk nenekku dan semua kaum kerabatku, saudara maraku dan sekalian guru-guruku, seterusnya sekalian orang-orang mukmin dan mukminat juga muslimin dan muslimat sama ada yang hidup ataupun yang telah mati, dengan limpah rahmatMu wahai Tuhan Yang Amat Pemurah lagi Amat Penyayang.

Ya Allah ya Tuhanku! Engkau telah berfirman dan firmanMu adalah benar. Jika sekiranya mereka telah menzalimi diri mereka sendiri lantas mereka datang kepadaMu lalu memohon keampunan kepada Allah, Rasul pun memohon ampun uniuk mereka tentulah mereka mendapati Allah itu Maha Penerima Ampun lagi Maha Penyayang”.

Ya Allah ya Tuhanku! Sesungguhnya aku memohon syafaat nabiMu dan rasulMu, Junjungan Muhammad s.a.w atasku “di hari yang padanya harta benda dan anak pinak tidak dapat memberikan pertolongan sesuatu apa pun , kecuali (harta benda dan anak pinak) orang yang berjalan kepada Allah dengan hati yang selamat sejahtera ( dari syirik dan penyakit munafik)”. Dan bahawa Engkau sempurnakan keampunan kepadaku sepertimana Engkau sempurnakan kepada mereka yang sezaman dengan Rasulullah . Ya Allah ya Tuhanku! Jadikanlah Rasulullah s.a.w orang yang mula-mula sekali memberi syafaat, yang paling berjaya daripada orang-orang yang memohon dan paling mulia daripada golongan mereka yang terawal dan yang terkemudian dengan kemuliaan dan kemurahanMu wahai Tuhan Yang Amat Pemurah lagi Amat Penyayang.

Ya Allah ya Tuhanku! Aku pohon kepadaMu keimanan yang sempurna, keyakinan yang sebenar sehingga aku mengetahui tidak akan menimpa bencana kepadaku melainkan apa yang telah Engkau tetapkan. Aku memohon ilmu yang berguna, hati yang sentiasa khusyuk, lidah yang selalu menyebut namaMu, limpah kurnia rezeki yang halal dan baik, amalan salih yang diterima serta perniagaan yang tidak rugi.

Ya Allah ya Tuhan kami! Lapangkanlah dada kami, tutupilah keburukan kami, ampunilah dosa kami, tenteramkanlah hati kami dari ketakutan, sempurnakanlah amalan-amalan kami dengan kebajikan, terimalah ziarah kami ini, kembalikanlah kami kepada ahli dan keluarga kami di dalam keadaan selamat dan sejahtera, tidak kecewa dengan tidak mendapat bala bencana, Engkau jadikanlah kami dari golongan hamba-hambaMu yang salih iaitu dari golongan mereka yang tiada takut terhadap seteru dan tidak merasai susah hati.

Ya Allah ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan akhirat dan peliharalah kami dari seksa neraka. Ya Allah ya Tuhan kami, janganlah Engkau pesongkan hati kami sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami. berilah rahmat dari gedung kemurahanMu, sesungguhnya Engkaulah Tuhan Yang Maha Pemurah memberi anugerah.

Ya Allah ya Tuhanku! Ampunilah dosaku, dosa.kedua ibu bapaku serta semua orang yang beriman lelaki dan perempuan pada hari hisab. Wahai Tuhan kami! Kurniakanlah kami rahmat dari sisiMu dan berilah kemudahan-kemudahan serta pimpinan kepada kami untuk keselamatan agama kami. Maha Suci Tuhanku, Tuhan yang mempunyai keagungan dan kekuasaan dari apa yang mereka sifatkan dan salam sejahtera ke atas sekalian rasul serta segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbir seluruh alam.





Selasa, 28 September 2010

Doa Di Padang Arafah


Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah di hari Arofah (yaitu untuk orang yang berada di Arofah). Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?”HR. Muslim no. 1348, dari ‘Aisyah.
“Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arofah.” HR. Tirmidzi no. 3585. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan


Yaa Allaah anta robbunaa laa ilaaha illaa anta
Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau Yaa Allah Hanya Engkau yang menggenggam segala kejadian. Hari ini adalah hari Arafah, saat Engkau membanggakan hamba-hambaMu dihadapan para MalaikatMu. Engkau hadirkan kami ditempat ini, padahal kami tahu siapa diri kami, hanya mahluk-mahlukMu yang berlumur dosa, yang kotor dan hina, yang jarang sekali ingat kepadaMu, yang mengabdi kepada manusia. Inilah kami para pecinta dunia, yang dari ujung rambut sampai ujung kaki, berlumur dosa Ya Allah...
Allahuma ya Allah… pilihlah kami… Engkau Yang maha mengerti tentang kami.. kami yang tubuhnya kotor penuh dosa, yang hidupnya berselimut aib.. kini berada dihadapanMu Ampuni yaa Allah sebusuk apapun masa lalu yang pernah kami lalui . Ampuni sebanyak apapun dosa-dosa yang melumuri tubuh ini.. Hapuskan yaa Allah sekelam apapun masa lalu kami..
Engkau tahu, kami kepada orang tua sering durhaka, kepada keluarga tidak amanah, kepada orang fakir miskin sering dzolim, yang tubuh ini penuh dengan harta haram, makanan haram. Tetapi Engkau mengundang kami ke Tanah Suci ini. Apa yang bisa dibanggakan dari mahluk kotor seperti kami.
Kami berharap Ya Allah, dengan segala keagungan dan kemurahan Mu, cintailah kami Ya Allah... Hanya dengan cintaMu dosa-dosa terampuni, hanya dengan cintaMu Ya Allah... yang kotor Engkau bersihkan, yang hina Engkau angkat.
Yaa Ghoffaar ighfir lanaa dzunuubanaa Yaa Allah
* Wahai yang Maha Pengampun , ampunilah segala dosa-dosa kami. Yaa Allah.. kami datang padaMu Yaa Allahkami ingin hidup kami berubah, gantikan segala kebusukan kami menjadi kesucian dalam pandanganMu. gantikan segala kegelapan dengan cahayaMu Yaa Allah.. gantikan segala kedzoliman kami menjadi hidayah taufikMu.. gantikan Yaa Allah…
Yaa mujiib ajib da'watanaa waqdhi hawaaijanaa Yaa Allah Wahai yang Maha Mengabulkan, kabulkanlah do'a doa kami, luluskan semua keperluan kami Yaa Allahkami mohon di hari mustajabnya do’a ini Yaa Allah.ampuni dan selamatkan Ibu-bapak kami. Darah dagingnya ada pada diri kami. Engkau tahu apa yang kami lakukan selama ini, di Arafah ini kami mohon kepadaMu, ampuni sebanyak apapun dosa-dosa, sayangi kedua orang tua kami Ya Allah. Jadikan akhir hayatnya khusnul khotimah, lapangkan kubur, jadikan ahli syurga Mu
Ya Allah selamatkan rumah tangga kami, keluarga kami, adik-kakak kami. Dengan segala kemurahanMu limpahkan kami hidup sakinah, jauhkan dari fitnah dan musibah. Titipkan keturunan yang sholeh-sholehah..
Yaa mukmin aaminaa wa-aamin ahlanaa wabaladanaa Yaa AllahWahai yang memberi keamanan, berilah kami keamanan, amankan keluarga kami dan negera kami. Yaa AllahWahai yang Maha Pemberi keselamatan, selamatkanlah kami dari fitnah bencana dunia & siksa di akherat. Yaa Allah Selamatkan umat Mu ini Ya Allah, selamatkan negeri kami Ya Allah. Berikan kesembuhan bagi siapapun yang Engkau uji dengan sakit lahir dan bathin. Bukakan pintu rizki Mu yang halal dan barokah Ya Allah, jauhkan dari yang Haram.
Ya Allah karuniakan kepada kami nikmatnya ibadah, doa yang Engkau ijabah Ya Allah, lapangkan kami menjadi ahli sedekah.
Yaa ghofuur ighfir lanaa dzunubana waisrofanaa Yaa Allah
Wahai yang Maha Pengampun, ampunilah segala dosa dosa kami dan keteledoran berlebihan kami Yaa Allah
Ampuni jikalau kami salah mendidik keluarga dan anak-anak kami Yaa Allah..Utuhkan kami di dunia mulia di akhirat, utuhkan kami di surgaMu Yaa Allah.. Yaa Allah.. Selamatkan anak-anak kami, muliakan akhlaknya .. kuatkan imannya..,jadikan hari-harinya
berikan Yaa Allah yang lebih baik daripada yang kami dapatkan, jadikan ahli surgaMu mulia Yaa Allah. Yaa Allah selamatkan kaum muslimin wal muslimat, mukminin wal mukminat, utusan para guru2 kami yaa Allah.. para ulama yang telah menuntun kami mengenalMu .. Yaa Allah tolonglah saudara-saudara kami yang duafa.. berikan kami kemampuan untuk mencukupi, berikan kami rizki yaang halal, berkah dan melimpah Yaa Allah… jadikan ahli sedekah… jadikan hidup kami ahli zuhud..
Ya Allah tolonglah saudara-saudara kami yang dirundung kegelapan, limpahkan cahaya Mu sehingga menemukan Mu Ya Allah. Tolong saudara kami yang terhujat, tuntun agar menemukan jalan Mu Ya Allah. Bagi yang tertutup hati nya, bukakan hatinya Ya Allah.. Ya Fattah..
Karuniakan kepada kami para pemimpin yang takut pada Mu, yang adil, yang waro, yang tidak cinta dunia, yang dapat membimbing kami mulia di hadapan Mu.
Allaahummaj'alhu hajjammabruuraa wa sa'yammasykuuraa wa dzambammaghfuuraa wa 'amalan shaalihammaqbuulaa wa tijaaratallantabuur Yaa Allah terimalah haji kami ini Yaa Allah…
Yaa Allah terimalah haji kami ini Yaa Allah…
kami belum tentu kembali ke tanah ini Yaa Allah.. Jadikan tempat ini menjadi saksi diakhirat nanti Yaa Allah.. Undang keluarga kami Yaa Allah.. undang sahabat-sahabat kami yaa Allah… undang sebanyak-banyaknya hamba-hambaMu.., jadikan kami contoh kebaikan bagi hamba-hambaMu. Jangan biarkan kami jadi contoh keburukan Ya Allah... Kembalikan kami ke tanah air membawa barokah. Jadikan kami jalan rizki bagi hamba-hamba Mu yang fakir, jalah hidayah bagi hambaMu yang jahil, jalan kebahagiaan, jalan kemuliaan bagi sebanyak-banyaknya hambaMu.
Ya Allah berikan kesabaran bagi saudara kami yang ditimpa bala musibah, berikan rasa syukur bagi yang Engkau uji dengan nikmat. Dan berikan kepada kami Ya Allah... ridho Mu Ya Allah... cinta Mu, kasih sayang Mu...